-----------------------------------------------------------------------------------

Kamis, 06 Januari 2011

Sebenarnya sangat mudah dan tidak memakan banyak waktu atau uang untuk membangun radio internet atau radio online. Persyaratannya juga hanya komputer dan koneksi internet untuk infrastruktur, serta Winamp, Shoutcast, dan Shoutcast DSP Plugin untuk softwarenya. Ketiga software tersebut bisa kita dapatkan secara gratis di Internet (freeware) untuk versi Linux maupun Windows. Dengan itu kita bisa jadi broadcaster yang menyiarkan content radio sesuai dengan yang kita inginkan ke seluruh dunia maya. Tertarik? Mari kita bahas bahas secara bertahap bagaimana membuat radio internet ini.
1. Download software yang diperlukan:
2. Install dan jalankan Shoutcast Server di komputer yang ingin kita jadikan server. Untuk instalasi di Linux cukup ekstrak file “shoutcast-1-9-5-linux-glibc6.tar.tar” dan jalankan file “sc_serv”. Tidak perlu menjadi root untuk menjalankannya.
  
3. Install Winamp dan Shoutcast DSP Plugin di komputer tempat kita akan mengalirkan content radio (mp3 music, dsb) ke Shoutcast Server.
4. Jalankan Winamp, kemudian klik kanan dan pilih “Options” -> “Preferences”.
5. Klik DSP/Effect di bagian Plug-ins dan pilih Nullsoft SHOUTcast Source DSP. Kemudian akan muncul satu window SHOUTcast Source dengan menu “Main”, “Output”, “Encoder”, “Input”.
 winamp-shoutcastdsp.jpg
6. Pilih “Output” dan klik “Connect” untuk konek ke Shoutcast server, sebelumnya perlu diperhatikan beberapa hal di bawah:
  • Cek “Address” apakah sudah sesuai dengan server anda. Pilih “localhost” apabila anda install server di tempat anda menginstall Winamp dan DSP Plugin.
  • Password default adalah “Changeme” (tanpa tanda kutip). Anda dapat mengubah setting password ini di “sc_serv.ini” atau “sc_serv.conf” yang terletak satu direktori dengan Shoutcast Server. (C:\Program Files\SHOUTcast\ untuk versi Windows)
winamp-shoutcastdsp2.jpg winamp-shoutcastdsp3.jpg
7. Sekarang tinggal alirkan saja content (music, sound, dsb) ke Shoutcast Server. Caranya mudah, letakkan file mp3 di Winamp dan tekan tanda play, maka music anda akan ter-broadcast ke seluruh dunia maya.
winamp-shoutcastdsp5.jpg
8. Cek dengan menjalankan Winamp dari komputer lain dan klik kanan pilih “Play” -> “URL” dan masukkan http://serveranda:8000. Ganti “serveranda” dengan nama domain atau IP address dimana Shoutcast server diinstal dan dijalankan.
winampradio-playurl.jpg winampradio-openurl.jpg
9. Pertanyaan lain yang muncul, bagaimana kalau kita ingin mengalirkan suara kita secara live? Siapkan microphone dan masukkan kabel microphone ke soundcard PC anda. Kemudian kembali ke Winamp anda, pada SHOUTcast source, pilih “Input”, kemudian ubah “Input device” dari “Winamp (recommended)” ke “Soundcard Input”. Lalu siapkan microphone di depan mulut anda, dan ucapkan “Selamat datang di Radio Internet saya yang tercinta ini”.
winamp-shoutcastdsp6.jpg
Anda sudah memiliki Radio Internet sendiri sekarang. ;) Sebagai informasi tambahan, untuk membangun Radio Internet kita juga bisa menggunakan software lain selain Shoutcast, diantaranya adalah: Unreal Media ServerSAM2 BroadcasterPirate RadioPeercastIcecastAndromeda, dsb. Konsepnya tidak jauh berbeda dengan Shoutcast, jadi bekal anda dengan 9 tahapan diatas sudah cukup untuk membuat anda mahir membangun sendiri Radio Internet.


Artikel ini penulis buat berdasarkan pengalaman ketika diminta teman untuk menginstall ulang Netbook, tahu sendiri khan kalau beberapa Netbook itu tidak include ext. DVD Drive. Nah bingung deh, cara nginstall Windowsnya bagaimana? Karena hanya ada colokan USB, maka dibikin aja Installer Windows 7 memakai FlashDisk.
Cara ini juga bisa digunakan apabila DVD Drive bawaan laptop / notebook / PC sudah mengalami kemunduran usia / optic sudah lemah membaca / rusak.

Yang perlu disiapkan:
1. FlashDisk minimal 4GB
2. Program Winto Flash, download disini
3. DVD Installer Windows 7
4. Pastikan Netbook / Laptop / PC target bisa melakukan booting melalui USB
OK, jika syarat sudah terpenuhi semua, langsung kita lanjutkan
1. Tancapkan Flashdisk anda (ya iyalah)
2. Buka program WinToFlash
3. Jika tidak suka doyan bahasa Inggris, klik “Language” di pojok kanan bawah
4. Klik tab “Advanced mode”, lalu pilih Task-nya menjadi “Transfer Windows Vista/2008/7 setup to USB Drive”, lalu klik tombol RUN
5. Maka akan terbuka basic paramater
6. Masukkan DVD Installer Windows 7 anda pada DVD-DRIVE
Isi “Vista setup file path” dengan path DVD-DRIVE anda
Isi “USB Drive” dengan path USB FlashDisk anda
Berikan centang pada “Remove the read-only attribute from file”
7. Klik tab “Process Step”, pastikan semua pilihan yang terdapat disana tercentang
8. Klik tab Format, pastikan parameter – parameter berikut
USB Drive Type     : “Flash stick or card”
Format Type     : “USB-HDD”
File System     : FAT32 LBA
Berikan centang pada “Select This Parameter Automatically”
9. Klik tab FAT, pastikan “Select This Parameter Automatically” tercentang
10. Jika sudah siap semua, klik Run, maka akan ditampilkan “Windows Licences Agreement”, pilih “I Accepted…..”, klik Continue
11. Jika muncul peringatan seperti gambar dibawah ini, langsung klik OK saja
12. Tunggu prosesnya sampai selesei
13. Jika sudah selesei anda bisa mencoba FlashDisk anda pada target.
PERHATIAN: Sebelum penulis menulis Artikel ini, Artikel ini sudah banyak beredar di web lain, penulis hanya mencoba menulis ulang dengan gaya bahasa penulis sendiri, jadi bukan asal njiplak / copy paste.
Source: xcode.or.id
Artikel ini penulis buat berdasarkan pengalaman ketika diminta teman untuk menginstall ulang Netbook, tahu sendiri khan kalau beberapa Netbook itu tidak include ext. DVD Drive. Nah bingung deh, cara nginstall Windowsnya bagaimana? Karena hanya ada colokan USB, maka dibikin aja Installer Windows 7 memakai FlashDisk.
Cara ini juga bisa digunakan apabila DVD Drive bawaan laptop / notebook / PC sudah mengalami kemunduran usia / optic sudah lemah membaca / rusak.

Yang perlu disiapkan:
1. FlashDisk minimal 4GB
2. Program Winto Flash, download disini
3. DVD Installer Windows 7
4. Pastikan Netbook / Laptop / PC target bisa melakukan booting melalui USB
OK, jika syarat sudah terpenuhi semua, langsung kita lanjutkan
1. Tancapkan Flashdisk anda (ya iyalah)
2. Buka program WinToFlash
3. Jika tidak suka doyan bahasa Inggris, klik “Language” di pojok kanan bawah
4. Klik tab “Advanced mode”, lalu pilih Task-nya menjadi “Transfer Windows Vista/2008/7 setup to USB Drive”, lalu klik tombol RUN
5. Maka akan terbuka basic paramater
6. Masukkan DVD Installer Windows 7 anda pada DVD-DRIVE
Isi “Vista setup file path” dengan path DVD-DRIVE anda
Isi “USB Drive” dengan path USB FlashDisk anda
Berikan centang pada “Remove the read-only attribute from file”
7. Klik tab “Process Step”, pastikan semua pilihan yang terdapat disana tercentang
8. Klik tab Format, pastikan parameter – parameter berikut
USB Drive Type     : “Flash stick or card”
Format Type     : “USB-HDD”
File System     : FAT32 LBA
Berikan centang pada “Select This Parameter Automatically”
9. Klik tab FAT, pastikan “Select This Parameter Automatically” tercentang
10. Jika sudah siap semua, klik Run, maka akan ditampilkan “Windows Licences Agreement”, pilih “I Accepted…..”, klik Continue
11. Jika muncul peringatan seperti gambar dibawah ini, langsung klik OK saja
12. Tunggu prosesnya sampai selesei
13. Jika sudah selesei anda bisa mencoba FlashDisk anda pada target.
PERHATIAN: Sebelum penulis menulis Artikel ini, Artikel ini sudah banyak beredar di web lain, penulis hanya mencoba menulis ulang dengan gaya bahasa penulis sendiri, jadi bukan asal njiplak / copy paste.
Source: xcode.or.id