-----------------------------------------------------------------------------------

Senin, 09 Mei 2011

Membuat media player cantik dengan Delphi

Aplikasi yang dikembangkan sebagai penerapan program Delphi adalah sebuah software (program) yang dapat digunakan untuk memutar video dan audio (suara). Program tersebut penulis namakan dengan Wahyu Audio Player (WAPlayer) karena progam tersebut dikembangkan oleh penulis sendiri yang berdassarkan teori-teori yang bersumber dari beberapa buku.

Dalam WAPlayer ini hanya dapat memutar video yang bertipe *.avi dan audio yang bertipe *.mp3 dan *.wav. Sebagi kelengapan program ini disertai dengan jam digital, serta gambar pemandangan yang dimodifikasi dan animasi lainnya. Adapun bentuk dari program tersebut adalah setengah lingkaran.

Untuk membuat program WAPlayer seperti yang telah disebutkan pada permasalahan di atas, dapat kita gunakan program Delphi. Program Delphi yang penulis gunakan adalah Delphi versi 6..

Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut.:

1. Jalankan Borland Delphi. Kemudian klik File | New | VCL Form

Application.

2. Klik tab Properties pada Object Inspetor. Ubah Caption “Form1” menjadi

Audio Player”. Lalu pindah ke tab Events, kilk ganda pada Event

OnCreate sehingga tampil Code Editor dan ketikkan kode:

procedure TForm1.FormCreate(Sender: TObject);

var

busur:HRGN;

oke:HBRUSH;

setengah:HDC;

begin

busur:=createellipticrgn(200,200,500,500);

setwindowrgn(handle,busur,true);

deleteobject(busur);

end;

3. Tambahkan komponen TImage1 yang tedapat pada Component Pallete ke

dalam Form Designer. Tambahkan gambar pemandangan dengan

mengklik ganda property Picture. Ubah property Stretch menjadi true dan

visible menjadi true. Klik tab Events, lalu klik ganda pada OnMouseDown

dan tuliskan kode program:

procedure TForm1.Image1MouseDown(Sender: TObject; Button: TMouseButton;

Shift: TShiftState; X, Y: Integer);

const

sc_dragmove=$F012;

begin

releasecapture;

form1.Perform(wm_syscommand,sc_dragmove,0);

end;

4. Tambahkan 2 buah TButton. Ubah property Captionnya menjadi “Buka”

dan “Tutup”. Klik ganda tombol “Buka”, tuliskan kode:

procedure TForm1.Button1Click(Sender: TObject);

begin

if opendialog1.Execute then

begin

mediaplayer1.filename:=opendialog1.filename;

mediaplayer1.open;

mediaplayer1.play;

mediaplayer1.stop;

end

end;

Klik ganda tombol “Tutup” lalu tuliskan kode:

procedure TForm1.Button2Click(Sender: TObject);

begin

mediaplayer1.Close;

end;

5. Tambahkan 1 buah TSpeedButton, ubah property Caption menjadi “-“ dan

1 buah TPanel ubah menjadi “Keluar”. Klik ganda “Keluar”, tulis kode:

procedure TForm1.Panel1Click(Sender: TObject);

begin

Application.Terminate;

end;

6. Tambahkan 2 buah Tlabel. Caption “Label 1” dikosongkan dan “Label 2”

ubah menjadi “Audio Player”

7. Tambahkan 2 buah komponen TTimer.Atur property timer 1 dengan interval 700 dan timer 2 dengan interval 1000. Pada tab Events, klik ganda OnTimer lalu tuliskan kode program pada timer 1:

procedure TForm1.Timer1Timer(Sender: TObject);

begin

if label2.visible = true then

label2.visible := false

else

label2.visible := true;

end;

Dan tuliskan kode untuk timer 2:

procedure TForm1.Timer2Timer(Sender: TObject);

begin

label1.Caption:=timetostr(time);

end;

8. Letakkkan komponen TOpenDialog lalu atur property Filter ketikkan type *.mp3, *.wav dan *.avi. pada form.

9. Klik komponen TMediaPlayer yang ada di Commponen pallete untuk ditambahkan pada Form.

10. Untuk membuat pesan teks cursor berada di atas tombol, tuliskan pesan teks pada property hint dan atur property showhint menjadi true.

11. Atur property cursors untuk memberikan efek pada bentuk cursor.

12. Jalankan Program yang telah dibuat dengan menekan run

Membuat Virus / Worm dengan Delphi



Menyambung posting sebelumnya,,, klo diantara teman-teman ada yang mau mencoba membuat virusnya coba baca artikel ini.

Delphi tidak bisa untuk membuat virus? well, itu asumsi salah, karena delphi adalah bahasa pemrograman sebagaimana visual basic, yang sering digunakan oleh pembuat virus.

Apakah delphi cocok digunakan untuk membuat virus? well, saya kira, jika ukuran virus menjadi isu utama, mungkin visual basic lebih cocok, karena memproduksi file executable lebih kecil. Jika daya hidup virus lebih utama saya pikir delphi lebih cocok untuk membuat virus, walau Anda tidak dapat menggunakan teknik pemrograman biasa jika hendak membuat virus.
Delphi adalah suatu tool pemrograman berorientasi objek produksi Borland (sekarang menjadi milik Code Gear kemudian berpindah ke Embarcardo ). Bahasa yang digunakan Delphi dikembangkan dari Bahasa Pemrograman Pascal tradisional, yang masih text based, dan masih berupa bahasa pemrograman terstruktur.

Umumnya, aplikasi yang dibuat oleh developer Delphi adalah aplikasi window dengan banyak operasi drag and drop komponen dan form-form. Namun program yang hendak kita buat adalah malcode, dimana ukuran file menjadi isu penting. Dalam pembuatan aplikasi windows, Delphi adalah salah satu yang terbaik (atau dalam kacamata saya, terbaik, tanpa kata ‘salah satu’ J) dari sisi kemudahan dan konsistensi, namun menghasilkan ukuran file executable yang lebih besar daripada bahasa sejenis yang paling sering digunakan untuk membuat virus, yakni Visual Basic. Kita akan meninggalkan kemudahan fasilitas yang ditawarkan IDE Delphi demi optimasi file executable malcode yang kita buat.

Banyaknya virus/worm lokal yang dibuat dengan Visual Basic dan jarang dibuat dengan Delphi, tidak berarti bahwa Visual Basic lebih baik atau lebih canggih daripada Delphi, masing-masing bahasa mempunyai kelebihan dan kekurangan.

Visual Basic mempunyai statement ‘sakti’ On Error Resume Next yang bermakna, “jika terjadi kesalahan dalam code yang dieksekusi saat ini, abaikan, dan lanjutkan untuk mengeksekusi baris code berikutnya”, dengan demikian, jika misalkan terdapat kesalahan pemrograman dalam tubuh virus/worm, Windows tidak menampilkan pesan error sama sekali, hal ini sangat meningkatkan tingkat ketersembunyian malcode yang dibuat dalam bahasa Visual Basic. Sangat tidak lucu, jika keberadaan virus yang seharusnya stealth, tiba-tiba karena bug dalam tubuhnya, memunculkan pesan error sehingga dengan mudah keberadaanya diketahui.

File executable yang dihasilkan oleh compiler Visual Basic relatif lebih kecil daripada Delphi. Hal ini disebabkan Windows secara default telah menyediakan library-library yang dibutuhkan aplikasi yang dibuat dengan Visual Basic, sehingga compiler tidak perlu membundelnya dalam file executable. Anda bebas menggunakan komponen Active X dan Form standar, file executable yang dihasilkan oleh compiler Visual Basic tetap kecil karena tidak berdiri sendiri. Hal ini merupakan kelebihan sekaligus kelemahan yang paling fatal dari semua virus yang dibuat dengan Visual Basic. Sebagai contoh dari hal yang sudah banyak diketahui, bahwa file executable Visual Basic 6 selalu membutuhkan msvbvm60.dll (Microsot Visual Basic Virtual Machine)agar bisa dieksekusi. Bagaimana jika penjinak virus menghapus atau merename msvbvm60.dll ? Karena kelemahan yang sangat mendasar inilah, hampir semua malcode yang dibuat selalu berusaha untuk melindungi file msvbvm60.dll dari serangan virus/worm hunter. Dan terdapat teknik menarik untuk menangani ketergantungan terhadap msvbvm60.dll ini.

File executable Delphi umumnya tidak bergantung pada library yang spesifik. Compiler Delphi telah membundel library yang dibutuhkan dalam file executable. Hal ini membuat file .exe aplikasi Windows yang dibuat dengan Delphi relatif jauh lebih besar daripada aplikasi yang dibuat dengan Visual Basic. Namun point terpenting disini, file executable Delphi lebih mandiri, dan kelemahan umum pada malcode Visual Basic, tidak dijumpai pada malcode Delphi. Lalu bagaimana dengan ukuran file exe malcode Delphi besar? Hal ini dapat disiasati dengan meninggalkan pemrograman berbasis window dan beralih ke modus console saat kita memprogram malcode.

Jadi memprogram virus dengan Delphi lebih sulit? Tidak juga. Virus atau worm windows tidak lebih dari sekedar permainan registry dan Windows API. Delphi telah menyediakan unit berisikan function-function siap pakai untuk mengakses Windows API dan registry. Dengan demikian Anda tidak perlu mengimport secara langsung function-function API dari library Windows ketika hendak menggunakannya(suatu hal yang mesti harus Anda lakukan jika Anda menggunakan Visual Basic). Selain itu, seandainya pun Anda tidak ingin berjibaku menggunakan modus console, ukuran malcode Delphi sebesar sekitar satu megabyte (sebelum dikompres dengan UPX) tidak ada artinya jika memang target media penyebarannya adalah flashdisk.

Berikut ini source code virus / worm yang dibuat dengan delphi.


DOWNLOAD:

MIRROR #1: http://netload.in/dateiaf15b13019/Po...t.rar.html.htm (NETLOAD)

MIRROR #2: http://rapidshare.com/files/14260633...n_ltt.rar.html (RAPIDSHARE)

MIRROR #3:http://vx.netlux.org/delphi/Delphi%20Virus%20Source%20Collection%20by%20Positr on.rar